anambasku

Nasehat Singkat untuk Hidup Islami

Posted on: 23 Februari 2011

sobat muslimin wamuslimah yang berbahagia..

saya ingin berbagi sesuatu yang pernah saya alami, dalam rangka saling menasehati dan mengintrospeksi diri.

sobat, seminggu yang lalu saya masih berada dirumah sakit, karena Ibunda saya tercinta harus Opname diakibatkan penyakit Diabetes Akut yang menimpanya. malahan menurut dokter, seandainya fisik Ibunda tidak lemah, beliau harus diamputasi, tetapi menimbang kondisi beliau yang tidak memungkinkan sehingga beliau hanya menjalani operasi kecil saja dibagian kaki beliau, walaupun dari bahasa medis hanyalah sebuah operasi kecil, tetapi bagi saya itu sangatlah besar, karena dari betis sampai ke mata kaki beliau harus dibuang dagingnya sehingga nampaklah tulang kaki kanan ibunda saya. sementara waktu saya hampir tidak bisa melihat, karena rasa kasihan saya kepada beliau, apalagi saat pagi dan petang rombongan berbaju putih perawat menyambangi ibunda saya untuk mengganti perban dibekas “operasi kecil” tersebut.

setelah menjalani perawatan kaki, beberapa hari kemudian, Ibunda saya memerlukan 4 kantong darah untuk meningkatkan Oksigen ke darah, karena ginjal ibunda saya divonis sudah akut oleh dokter, sehingga membutuhkan tranfusi darah untuk menambah asupan oksigen ke otak..

nah, disini cerita yang saya pengen bagi sebenarnya, karena waktu itu saya sendiri yang menjaga ibunda, sementara bapak dan adik saya waktu itu masih dalam perjalanan kerumah sakit ( perjalanan dari rumah ke RS, memakan waktu 1 jam, jika gelombang laut tidak besar). jadilah saya seorang diri yang kelimpungan menjaga ibunda dan diwaktu yang sama harus mencari donor darah yang notabene nya posisi RS tersebut masih tempat “asing” bagi saya.

akan tetapi tanpa dinyana, dalam kesusahan saya tersebut, datanglah teman lama yang memang berdomisili didaerah tersebut menghampiri saya dan berniat membantu saya. alkhamdulillah berkat bantuan dia yang langsung mengontak beberapa temannya untuk turut juga membantu ibunda saya untuk mendonorkan darah dan beberapa jam kemudian saya mendengar kabar dari dokter bahwa oksigen ke otak sudah agak normal.

setelah kejadian tersebut saya merenung, apa yang terjadi, ditempat “asing tersebut, saya mendapat kemudahan yang tak disangka. alkhamdulillah, berkat perbuatan baik keluarga saya, sayapun dimudahkan oleh NYA. jadi, yang ingin saya bagi kepada kita semua, perbuatan baik kita, akan kembali kepada kita juga, begitu juga sebaliknya, kejahatan akan kembaali kepada kita apabila kita melakukannya.

mudah – mudahan kita semua dapat mengambil pelajaran, khususnya bagi penulis sendiri.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: